Hi...
Baru-baru ini anak saya kena bisul, iiighh..jorok nih emaknya!!*hiks...padahal ga gitu...
Ternyata bisul bisa muncul dikulit anak kita ketika mengalami alergi atau anti body-nya melemah, bisa juga karena sisa keringat yang lupa dibersihkan sehingga ada bakteri yang masuk kedalam kulitnya dan mengakibatkan peradangan...
Coba deh ingat-ingat, belakangan ini makanan apa yang sering diberikan kebayi kita(kalau anak saya waktu itu, sering saya beri sayur yang ada tahunya, ternyata anak saya alergi makanan yang mengandung kedelai..)atau anak Anda lagi aktif-aktifnya bermain sampai keringatan..nah coba deh sehari 3x ganti baju, sebelum diganti seluruh badannya dilap basah lalu kasih minyak angin+bedak, pakai bajunya deh!!
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN ANAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN ANAK. Tampilkan semua postingan
16 Nov 2011
23 Okt 2011
Menjemur Bayiku
Bunda...selamat ya buat Bayi yang baru dilahirkan kemuka bumi yang indah ini......
Kenapa sih kok bayi kita harus dijemur?jam berapa waktu yang tepat untuk menjemur bayi? waktu dijemur pakaiannya dilepas ga sih? nanti bayinya hitam ga? nah.....pasti ada pertanyaan seperti itu kan pas kita disuruh menjemur bayi kita oleh orang tua atau bidan?..yuk kita jawab pertanyaan ini....
Kenapa sih kok bayi kita harus dijemur?jam berapa waktu yang tepat untuk menjemur bayi? waktu dijemur pakaiannya dilepas ga sih? nanti bayinya hitam ga? nah.....pasti ada pertanyaan seperti itu kan pas kita disuruh menjemur bayi kita oleh orang tua atau bidan?..yuk kita jawab pertanyaan ini....
- Sinar matahari pagi membantu menurunkan kadar bilirubin yang tinggi pada bayi kuning. Namun, sinar matahari pagi juga tetap membawa segudang manfaat bagi bayi-bayi sehat.Mah...biar bayi yang sudah sehat tidak terkena "sakit kuning" rajin2 dijemur ya Buuun...
- Kegunaan sinar matahari pagi Berikutnya adalah menghangatkan tubuh bayi sekaligus membantu mengeluarkan lendir dari tenggorokannya. Alhasil, suara ngrok-ngrok napas bayi, terutama yang berbakat alergi, dapat dikurangi. Apalagi kalau sambil dijemur dalam posisi telentang, dada bayi–dari bagian bawah menuju ke leher–ditepuk-tepuk dengan lembut
- Sinar matahari pagi juga merangsang pembentukan vitamin D dalam tubuh. Vitamin ini diketahui berfungsi sebagai pembuka kalsium agar mudah terserap ke dalam aliran darah, sampai akhirnya menyatu di dalam tulang. Paparan yang dibutuhkan tak perlu lama, cukup sekitar 15 menit pada pagi hari
- Waktu yang paling tepat untuk menjemur bayi adalah pagi hari antara pukul 07.00-08.00 selama kurang lebih 15 menit. Jangan terlalu lama karena kulit bayi masih sensitif dan Jangan menjemur si kecil lebih dari pukul 08.00. Paparan sinar mentari menjelang siang hari mengandung sinar ultraviolet A dan B yang dapat merusak membran kulit sehingga menyebabkan kulit merah dan terbakar serta merusak mekanisme regenerasi sel
- Menjemur bayi dalam keadaan dada telanjang (hanya menggunakan celana/popok saja) dan bolak balikkan tubuhnya. Dengan begitu tak hanya bagian dada saja yang disinari matahari, namun juga bagian punggungnya. O, iya, perhatikan mata. Usahakan mata si kecil membelakangi pancaran sinar matahari untuk menghindari risiko rusaknya lensa dan retina matanya
- Lokasi menjemur tidak harus di udara terbuka dengan paparan sinar matahari langsung. Tempat yang agak terlindung namun dapat diterobos sinar mentari, juga sudah memenuhi syarat kok. Bila cuaca sedang berangin, jemurlah si kecil di dalam ruangan (berkaca). Asal kacanya bening, bayi masih dapat menikmati pancaran sinar matahari yang cukup menghangatkan
- Mengingat begitu banyak manfaat yang diperoleh, tak ada batasan usia untuk menjemur bayi di pagi hari. Umumnya bayi baru lahir sampai usia 1 minggu secara rutin dijemur demi mencegah/mengurangi tingginya kadar bilirubin. Namun bila setelah itu kebiasaan menjemur ini terus berlangsung juga tidak akan ada ruginya. Sinar matahari merangsang produksi vitamin D yang bermanfaat untuk pembentukan tulang. Asal tahu saja, pembentukan tulang akan terus berlangsung hingga usia 20 tahun
- Bayi prematur pun disarankan untuk tidak dijemur, apalagi pada minggu-minggu pertama kelahirannya. Pada waktu itu bayi yang dilahirkan kurang bulan ini masih membutuhkan suhu yang stabil. Sementara saat dijemur, is mesti mampu menyesuaikan tubuhnya dengan suhu luar. Ini dapat membahayakan keselamatannya
- Hindari meninggalkan bayi sendirian ketika dijemur. Manfaatkan momen ini untuk melakukan beberapa kegiatan yang bermanfaat. Umpama, melakukan pijat bayi. Gunakan baby oil kala memijat. Minyak ini juga dapat sekaligus melindungi kulit dari kekeringan ketika dijemur.Kalaupun pijat bayi tidak memungkinkan, ajaklah si kecil berbicara (Jangan lupa untuk melakukan kontak mata dengannya). Memang sih is belum mengerti obrolannya dengan Anda namun sebaaknya komunikasi seperti ini akan membuat hubungan antara Anda dan si kecil makin lekat. O, ya sambil ngobrol, beri is belaian lembut. Meski gerakan ini begitu sederhana namun manfaatnya amat besar yakni dapat membentuk rasa aman pada bayi yang akan berpengaruh pada rasa percaya dirinya kelak
- Jadwal menjemur bayi umumnya dilakukan sebelum is mandi. Gunakan momen ini untul melakukan kegiatan bersih-bersih dengan lebih detail. Misal dengan membersihkan bagian tubuh bayi yang kerap terlewat—seperti lipatan di sekitar daun telinga, paha dan tangan bayi—dengan kapas yang ditetesi baby oil. Setelah kotorannya terangkat, bayi bisa segera dimandikan.
- Bila paparan sinar mentari begitu terik, kurangi waktu menjemurnya. Jika kelamaan bayi dikhawatirkan mengalami hipertermi (peningkatan suhu tubuh). Suhu ideal bayi antara 36,5°-37,5° C. Kondisi hipertermi berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi metabolisme tubuh bayi, otak dan juga fungsi organ lainnya
Anakku kena TAMPEK!!!
alow Buun...hiks...anakku saya pernah sakit "tampek" loooh, dan itu sangat tersiksa buat bayiku..hiks...
TAMPEK atau istilah kedokterannya CAMPAK disebabkan oleh virus yang mengakibatkan suhu badan naik, timbul bintik-bintik merah pada kulit. Anak yang terkena penyakit tampek bisa mengalami komplikasi serius.
Campak adalah penyakit menular yang sebagian besar menyerang anak-anak. Meskipun termasuk penyakit yang biasa menyerang masyarakat, tapi sebaiknya orangtua jangan menganggap remeh jika si kecil terkena campak.
Infeksi ini bisa menyebar dengan sangat mudah, terutama jika si kecil belum mendapatkan imunisasi campak. Biasanya jika satu anak sudah terkena campak, maka penyakit ini bisa menular ke temannya.
Seperti dikutip dari Children, Youth and Womens Health, Rabu (23/6/2010) tanda-tanda pertama yang timbul adalah demam, batuk dan mata memerah. Setelah 2-3 hari akan muncul ruam merah yang bisa menyebar di seluruh tubuh.
Penularan ini harus diwaspadai, karena bisa melalui udara atau semburan ludah yang terhisap oleh mulut atau hidung. Karena itu sebaiknya anak yang terkena campak berada di dalam rumah dan tidak bersekolah atau beraktivitas dulu di luar. Meskipun campak hanya terjadi sekali, tapi dampak yang bisa ditimbulkan oleh campak cukup berbahaya.
Selain itu ruam merah yang ditimbulkan saat anak terkena penyakit campak menunjukkan seberapa parah infeksi yang diderita si kecil. Karenanya semakin banyak ruam yang muncul di tubuh anak, maka menunjukkan penyakit campak yang diderita anak semakin parah.
Hal lain yang harus diperhatikan saat anak terkena campak adalah usahakan agar si kecil tetap dimandikan. Karena jika anak tidak mandi, maka keringat yang ada di tubuh akan menimbulkan rasa gatal dan membuat si kecil ingin menggaruknya. Kondisi ini bisa memicu timbulnya infeksi baru pada ruam-ruam yang sudah muncu di kulit.
Jika penyakit ini tidak segera diobati, maka bisa menimbulkan komplikasi yang serius seperti pneumonia, bronchits, diare dan biasanya penyakit ini akan lebih parah jika terjadi pada anak yang usianya lebih tua atau pada orang dewasa.
Pada anak yang memiliki masalah malnutrisi atau gangguan kesehatan yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuhnya, maka bisa saja campak ini menyebabkan kematian.
Jika si kecil terkena campak, maka orang tua bisa melakukan beberapa hal berikut, yaitu;
1. Anak yang terkena campak sebaiknya tetap mengonsumsi makanan yang bergizi dan mudah dicerna untuk menunjang daya tahan tubuhnya, hal ini bisa membantu mencegah komplikasi yang mungkin timbul.
2. Istirahat yang cukup dan mengonsumsi cairan yang lebih banyak dari biasanya. Selain itu tak ada salahnya untuk mengonsumsi obat untuk menurunkan demam.
3. Usahakan untuk tidak membawa anak keluar rumah yang bisa menginfeksi anak-anak lainnya serta menjaga kebersihan tubuh anak.
4. Anak biasanya akan merasa sangat sensitif terhadap cahaya lampu, karena itu tak ada salahnya untuk memberikan penerangan yang tidak terlalu silau bagi anak.
5. Berkonsultasi ke dokter agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat dan campaknya tidak terlalu parah.
TAMPEK atau istilah kedokterannya CAMPAK disebabkan oleh virus yang mengakibatkan suhu badan naik, timbul bintik-bintik merah pada kulit. Anak yang terkena penyakit tampek bisa mengalami komplikasi serius.
Campak adalah penyakit menular yang sebagian besar menyerang anak-anak. Meskipun termasuk penyakit yang biasa menyerang masyarakat, tapi sebaiknya orangtua jangan menganggap remeh jika si kecil terkena campak.
Infeksi ini bisa menyebar dengan sangat mudah, terutama jika si kecil belum mendapatkan imunisasi campak. Biasanya jika satu anak sudah terkena campak, maka penyakit ini bisa menular ke temannya.
Seperti dikutip dari Children, Youth and Womens Health, Rabu (23/6/2010) tanda-tanda pertama yang timbul adalah demam, batuk dan mata memerah. Setelah 2-3 hari akan muncul ruam merah yang bisa menyebar di seluruh tubuh.
Penularan ini harus diwaspadai, karena bisa melalui udara atau semburan ludah yang terhisap oleh mulut atau hidung. Karena itu sebaiknya anak yang terkena campak berada di dalam rumah dan tidak bersekolah atau beraktivitas dulu di luar. Meskipun campak hanya terjadi sekali, tapi dampak yang bisa ditimbulkan oleh campak cukup berbahaya.
Selain itu ruam merah yang ditimbulkan saat anak terkena penyakit campak menunjukkan seberapa parah infeksi yang diderita si kecil. Karenanya semakin banyak ruam yang muncul di tubuh anak, maka menunjukkan penyakit campak yang diderita anak semakin parah.
Hal lain yang harus diperhatikan saat anak terkena campak adalah usahakan agar si kecil tetap dimandikan. Karena jika anak tidak mandi, maka keringat yang ada di tubuh akan menimbulkan rasa gatal dan membuat si kecil ingin menggaruknya. Kondisi ini bisa memicu timbulnya infeksi baru pada ruam-ruam yang sudah muncu di kulit.
Jika penyakit ini tidak segera diobati, maka bisa menimbulkan komplikasi yang serius seperti pneumonia, bronchits, diare dan biasanya penyakit ini akan lebih parah jika terjadi pada anak yang usianya lebih tua atau pada orang dewasa.
Pada anak yang memiliki masalah malnutrisi atau gangguan kesehatan yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuhnya, maka bisa saja campak ini menyebabkan kematian.
Jika si kecil terkena campak, maka orang tua bisa melakukan beberapa hal berikut, yaitu;
1. Anak yang terkena campak sebaiknya tetap mengonsumsi makanan yang bergizi dan mudah dicerna untuk menunjang daya tahan tubuhnya, hal ini bisa membantu mencegah komplikasi yang mungkin timbul.
2. Istirahat yang cukup dan mengonsumsi cairan yang lebih banyak dari biasanya. Selain itu tak ada salahnya untuk mengonsumsi obat untuk menurunkan demam.
3. Usahakan untuk tidak membawa anak keluar rumah yang bisa menginfeksi anak-anak lainnya serta menjaga kebersihan tubuh anak.
4. Anak biasanya akan merasa sangat sensitif terhadap cahaya lampu, karena itu tak ada salahnya untuk memberikan penerangan yang tidak terlalu silau bagi anak.
5. Berkonsultasi ke dokter agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat dan campaknya tidak terlalu parah.
16 Okt 2011
Rambut bayiku kok kusam??
- Mulai hidup sehat ya...benahi pola perawatan bayi kita
- Mulai makan dengan yang bergizi terutama kacang2an dan yang mengandung kalsium (kaldu ceker, sumsum sapi, ikan tuna)
- Sering diajak berjemur dipagi hari...agar vitamin E pada kandungan sinar matahari meresap kedalam kulit bayi kita termasuk dikepala
- Rajin keramas ya Bun..pakai shampoo bayi yang mengadung vitamin
- Diumur 1 tahun lebih...periksa kesehatan bayi terutama gejala "cacingan"..nah gejalanya rambut bayi tidak sehat dan "berdiri" minum obat cacing teratur ya...
Kulit Bayiku kok Ga Mulus ya....
Aduuuh Bun, anak kok pas lahir dicuekin siiiy.......sampai-sampai kulitnya ga sehat. Ada bekas gigitan nyamuk, bintik merah2, biang keringat, kusam, lipatan kulitnya ada iritasi kulit!!!aduuuuuuuuuuuuuuuuuuh...malu dunk kalo diajak jalan sore diliat sama ibu-ibu lainnya
Maaf kalau saya pedes, habisnya saya ga bisa liat bayi tuh "terlantar" padahal gampang banget untuk merawat bayi kita ini.
Maaf kalau saya pedes, habisnya saya ga bisa liat bayi tuh "terlantar" padahal gampang banget untuk merawat bayi kita ini.
- Siapkan selalu BABY CREAM!!!bayi umur 0-6 bulan harus selalu pakaikan cream khusus (baby born cream) jangan diolesi pada lipatan kulit saja..tapi seluruh tubuhnya, mulai dari muka sampai ujung kaki lalukan ritual ini setelah memandikan sikecil yaa....
- Bayi umur 6-2thn pakaikan BABY CREAM yang biasa, kok sampai 2 tahun??naaah ini nih yang dibilang Bunda peritungan....klo buat bayi sampai umur 5 tahun sebenarnya masih pakai loh. Maukan anak Bunda selalu kinclong sepanjang waktu
- Kalau terjadi BIANG KERINGAT, jangan diberi bedak Buuun.....malah akan membuat pori-pori kulit tertutup dan kuman makin asik didalam kulit. Nah gunakan BABY CREAM diarea yang terkena biang keringat. Lalukan sesering mungkin (tiap 3 jam)
- Beri makanan yang dapat mencerahkan kulit, naaaah dengan sayuran dan buah....aduuuuuuuuuuh..banyak loh tips buat makanan yang mengandung sayur terutama wortel dan kacang-kacangan(jagung,kacang merah, kacang hijau)
- Periksa semua kulit tubuhnya setelah mandi, ada kotoran dalam telinga pakai BABY OIL+cotton bud ya....
Diare pada Bayi
Bunda..saya jadi ingat pas Rio baru lahir, panik..khawatir dan terlalu proteksi. Disaat Rio sakit saya panik dan terus cari informasi yang terbaik buat anak saya.
Ketika Rio diare, saya melihatnya sebagai penyakit yang harus segera disembuhkan. Gejala diare memang ga kelihatan pada bayi kita tapi kita harus terus waspada, ini beberapa gejala-gejala diare :
Ketika Rio diare, saya melihatnya sebagai penyakit yang harus segera disembuhkan. Gejala diare memang ga kelihatan pada bayi kita tapi kita harus terus waspada, ini beberapa gejala-gejala diare :
- Buang Air Besar (BAB) atau PUP, lebih sering...nah umur bayi mulai dari 0 bulan sampai 1tahun normalnya kalau pup 2-3 kali, naaah..klo melebihi perlu waspada. Dilihat warna pupnya kalau kuning dan kental itu normal tapi klo cair dan berwarna gelap malah coklat bahkan merah waah musti kedokter ya!
- Bau dari gejala diare biasanya sangat menyengat...pup berbau asam
- Bayi rewel, susah minum susu/ASI
- Disaat gejala diare muncul, segera usapkan minyak hangat ke perut bayi (minyak telon) setiap 2 jam
- Bayi harus sering diberi ASI, ini wajib loh Bun.......ASI itu minuman ajaib!!semua penyakit bayi hilang dengan meminumnya lebih sering
- Buat Bunda yang masih aktif ASI-nya jaga pola makan...konsumsi buah2an,kacang hijau dan kelapa hijau.....belum ada penelitian ilmiah sih tentang kelapa hijau. Tapi saya selalu minum kelapa hijau kalau ada masalah dalam tubuh saya (alergi,diare, salah obat, mules menstruasi)
- Periksa ke dokter/bidan secepatnya..
- Paiakan baju yang hangat, agar perut bayi tidak kembung karena angin dan yang paling penting pakaikan kaus kaki yaa.......saya ga pernah lepas kaus kaki buat Rio sampai detik ini
Langganan:
Postingan (Atom)